Malam mulai meninggi, bersamaan datangnya hujan  membasahi kota ini…

Dingin… Begitu Dingin…
Ku terdiam disini, di ruang yang sunyi ini… dalam seribu bengongku di dalam kesunyian…
Ku coba bergerilya, menyusuri alam maya!!!

Melangkah dari blog satu ke blog yang laen, dari satu link ke link yang lainnya…
Ada sesuatu yang menarik bagiku sebagai pribadi yang masih awam, lemah dan bodoh ini…
“Sesuatu” itu seolah mencoba menghentikan sejenak langkah gerilyaku…
Sejenak sepasang mataku dibawa tuk melihat suatu keindahan yang diberikan oleh sang Pencipta Yang Maha Kuasa… satu-satunya Pemilik dari semua keindahan-keindahan…


Adalah sebuah mesjid… liatlah begitu indahnya mesjid ini… begitu kokohnya dia berdiri… dimana terdapat 5 kubah berlapis emas yang melambangkan 5 rukun islam, di pojok-pojok masjid juga berdiri enam menara yang berbentuk segi enam dan  6 menara ini melambangkan 6 rukun iman…

 



Dimensi alam fikiranku kembali melayang, teringat akan tanda-tanda kebesaran Allah swt pada beberapa mesjid yang juga masih kokoh berdiri ketika Allah swt. menguji tingkat ketakwaan kita dengan ketetapan-ketetapan-Nya…

 

 

    


MESJID… mengapa mesjid?… mengapa mesjid-mesjid ini Allah swt. biarkan berdiri tegak, sementara bangunan disekitarnya yang saya yakin lebih kuat, lebih kokoh struktur bangunannya…LULUH LANTAK… hampir rata dengan tanah… mengapa?


Malam ini, udara semakin dingin terasa… serasa membekukkan otakku tuk berfikir! Mencari dan mencoba mencari jawab!! Seandainya mesjid ini bisa berbicara.. mungkin ku bisa langsung taw jawabnya!!... arghh!!!... diriku terlalu lemah dan bodoh tuk bisa mengartikan semua ini… terlalu lemah tuk bisa memahaminya… akalku kadang tak mampu menjangkaw dibalik semua rencana2-Nya… apakah Sebagai tanda-tanda kebesaran-Nya!!..yups! itu sudah pasti, adakah maksud laen dari peritiwa ini semua?


Tak ada satupun yang tak terencanakan oleh-Nya, Peringatan… yah!!...sebuah peringatan yang indah dari sebentuk peristiwa yang terjadi, seolah kembali mengingatkan kita bahwa ada kehidupan abadi kelak yang di tuju… kepada siapakah kita akan kembali?


Hmmm.. Mungkin kalawpun mesjid-mesjid ini bisa berbicara, mungkin dia akan berbicara pada kita… “wahai manusia, Jadikanlah aku (mesjid) seperti rumahmu, makmurkanlah aku, beribadah dan berbaktilah kepada Allah agar kau tak tertipu dalam kehidupan dunia yang penuh kamuflase”.


Sombong…. terlalu sombong diri ini!!...tak bergetar hati ini tuk melangkah menuju rumah-Nya, ketika seruan-Nya serentak dikumandangkan di setiap rumah-rumah-Nya…
Terlalu sibuk diri ini bergelut dengan indahnya DUNIA… dunia yang penuh fatamorgana…
LELAH!!!...tak lelahkah Tuan, aku dan kamu kawan.. lari terus berlari berlari mengejar DUNIA….
LETIH!!!...tak letihkah Tuan, aku dan kamu kawan.. ketika DUNIA dan perhiasannya  sudah berada dalam genggaman kita… Allah swt. berkehendak lain… rumah megah yang kokoh hancur berkeping, harta-benda yang dibanggakan, musnah… lalu diambilnya nyawa kita… tak sempat sedikitpun kita menikmatinya…

Aku, Kaw dan kamu Tuan, secara sadar/tak sadar telah menghabiskan umur untuk mencari kesenangan Dunia…

Aku, Kaw dan kamu Tuan, tidak ingat tentang perjalanan dari tahun ke tahun, bulan ke bulan, minggu ke minggu, hari ke hari, detik ke detik, mendekatkan diri kepada kematian… MATI… suatu masa yang sudah pasti menunggu kita… MATI… akhir dari episode perjalanan kita di dunia… menuju kehidupan akherat yang kekal abadi… kepada siapakah kita akan kembali?

 


“Tidak ada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul-Mahfuzh) sebelum Kami mencipta-kannya. Sesungguhnya yang demikian itu mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) Supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri. (Q.s. al-Hadid: 22-23).

 

_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _

maaf atas kelemahan dan kebodohanku yang masih belajar ini kawan..muhun koreksinya...

_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _

http://priyadi.net/wp-content/uploads/2007/04/dian-almahri9.jpg

http://news.okezone.com/images-data/photo/2009/03/27/1/2571/image2.jpg

http://3.bp.blogspot.com/_eCHUNFsNzas/SdbQgW3lKXI/AAAAAAAAAFE/RxG8QBORz2I/s320/mesjid_meulaboh5.jpg

http://www.semuabisnis.com/content_images/mesjid_meulaboh.jpg

http://www.eramuslim.com/hikmah/rihlah/masjid-kubah-emas.htm

http://gusrachmat.files.wordpress.com/2009/05/kematian.jpg


cReate yOuR Own Message AnimatiOn

andaikan waktu yang menyusuri setiap hidupmu selalu indah dan sempurna...
mungkin kau tidak akan mengerti hidup ini....
hari ini satu hal yang tak dapat kau sembunyikan di balik wajahmu adalah rasa kecewa....
ada harapan dimana kitalah penentu tercapai tidaknya harapan itu....
Jika gagal bersahalah terus....
ada juga harapan bukan kita sebagai penentunya....
jika gagal percayalah itu keputusan Tuhan yang terbaik....
kecewa hanyalah proses pendamaian jiwa...
dan salah satu warna dari sekian banyak warna kehidupan....
pelangi itu indah dengan banyak warna....
tersenyumlah menatap hari esok yang lebih sempurna.
...

Hati-hati, Modus Penipuan Baru di ATM!!

Di ambil dari rubric surat pembaca, HU Pikiran Rakyat tertanggal 1 Agustus 2009 dengan judul Hati-hati, Modus Penipuan Baru di ATM!! … padahal modus ini sudah sering terjadi dan sedikit banyak yang jadi korban-nya… kurang lebih isi dari surat pembaca itu:

Senin, 6 Juli 2009, pukul 6.15 WIB, saya di telefon oleh kakak perempuan saya yang mengalami kesulitan di ATM salah satu bank. Ia menjelaskan kartu ATM-nya tertelan mesin ATM.

Akirnya, saya memberi penjelasan apabila kartu tertelan mesin ATM, pasti akan diantar petugas pengisi mesin ke cabang tempat nasabah membuka rekening. Setelah terlebih dahulu melakukan pemblokiran melalui call center yang nomornya terpajang pada mesin ATM, kakak saya pun bergegas meninggalkan mesin ATM untuk pulang.

Menjelang siang, saya dan kakak saya bergegas ke kantor cabang terdekat untuk melaporkan kejadian tersebut dengan harapan kartu dapat segera di ambil, sekaligus mencetak buku tabungan untuk transaksi di rekening.

Setelah buku tercetak, alangkah kagetnya, karena saldo tlah berkurang Rp 7 juta, dengan perincian empat kali penarikan sejumlah Rp. 1,25 juta dan satu kali transfer ATM sebesar Rp. 2 juta. Kepada petugas, saya langsung menanyakan, mengapa kartu ATM yang tertelan mesin masih bisa melakukan transaksi di mesin ATM yang sama. Padahal, sudah dilakukan pemblokiran melalui call center. Dari penjelasan karyawan bank, ternyata kami merupakan korban penipuan ATM dengan modus baru.

Modus ini dilakukan oleh pelaku yang professional. Pelaku dapat memperdayai magnet pada mesin ATM yang berfungsi menarik kartu ke mesin sehingga tidak dapat berfungsi. Seakan-akan kartu ATM tertelan mesin, tetapi hanya terganjal di lubang masuk. Korban pun berfikir bahwa kartunya tertelan mesin. Lalu kami tanyakan darimana pelaku mengetahui nomor PIN. Alangkah kagetnya, setelah dijelaskan oleh karyawan bank, ternyata nomor telefon call center yang tadi pagi dihubungi adalah palsu. Nomor itu sengaja dipasang oleh pelaku dalam bentuk stiker di mesin ATM.

Dalam kondisi panic oleh tertelannya kartu ATM, korban segera menghubungi nomor perangkap call center yang di pasang pelaku. Dalam percakapan telefon, pelaku mengarahkan korban untuk memberi data, alamat, nomor rekening, dan nomor PIN, sebagai syarat untuk memblokir kartu ATM. Korban pun merasa aman telah melakukan pemblokiran. Setelah korban meninggalkan mesin ATM, pelaku bergegas masuk untuk mengambil kartu (dengan keahliannya) dan melakukan transaksi karena sudah mengetahui nomor PIN dari percakapan dengan nomor call center yang dipalsukan.

Setelah mendapat penjelasan dari karyawan bank, akhirnya kami hanya pasrah menghadapi musibah ini. Dengan harapan dapat mencegah korban baru, melalui surat ini, saya ingin menyampaikan kepada para pembaca, jagalah kerahasiaan nomor PIN anda. Jangan memberikan nomor PIN anda kepada pihak lain, baik secara langsung maupun percakapan telefon. Bahkan seluruh karyawan bank pun tidak diberi wewenang untuk meminta nomor Pin dari nasabahnya. Tanyakan dan catatlah nomor call center bank anda kepada petugas.

Apabila menemukan nomor call center palsu buanglah karena akan menjebak nasabah lain menjadi korban penipuan. Apabila kartu Anda tertelan pastikan benar- benar tertelan (bukan terganjal). Doronglah kartu anda dengan kartu lain, bisa juga mendorongnya dengan menggunakan kartu SIM atau KTP. .. … (dari surat pembaca HU Pikiran Rakyat….oleh : Maman/Cimahi)..... Smoga bermanfaat….

. _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _

HU Pikiran rakyat / Rubrik Surat Pembaca

_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _

 

Masih dalam mimpinya……

Masih bersama mimpinya……

Dia kembali berjalan kaki meneruskan perjalanannya yang tertunda!!.. menembus sang waktu…mendaki bukit, menuruni gunung, memasuki dan menyusuri sudut-sudut kota bersama sang panas yang menyengat, diiringi hembusan sang angin… yang membawanya pergi memasuki suatu negri lain… wak!!waw!!...(he..minjem kata2 sobat saya…) di sini, di negri ini… Apa yang dilihatnya adalah masih samar !!!.. Apa yang didengarnya adalah suara-suara minor !!!.. Apa yang dirasakannya… hmm!!... seperti MATI RASA dia disini….

Ketika jurang itu terlihat jelas semakin curam……

Ketika jarak semakin bertambah lebar……

Ketika si kaya bertambah kaya tanpa memberi manfaat pada si miskin sedikitpun……

Ketika si kuat bertambah semakin kuat, tanpa memberi manfaat pada si lemah bahkan bisa jadi mengorbankan si lemah……

Ketika si hebat bisa terus tertawa-terbahak bahkan berjingkrak sekalipun……

Ketika si besar merasa bangga, bahwa warna yang dia bawalah yang paling unggul…….

Ketika para pengumpul harta berteriak dan mengumumkan pada para penghuni bumi, bahwa dunia dan keindahannya adalah wilayah peperangannya……

Di sisi lain….

Ada si miskin yang lemah, berjuang mempertahankan hidup……

Ada si miskin yang lemah, yang tlah kalah oleh sebentuk potongan kertas dan logam….ketika harus menahan lapar…ketika harus menahan sakit yang di derita…ketika terjepit seperti sandal japit…ketika tawa dan canda menjadi barang yang langka….

Dunia…Dunia…..

Dunia dan keindahannya seakan berbisik : janganlah mengikuti aku dan terperdaya olehku, karena sesungguhnya aku ini adalah fitnah belaka, tempat silih bergantinya senang dan susah adalah suatu kepastian dalam dunia ini…..sekarang tertawa bisa jadi esok berubah menjadi tangisan….

Tersentak dan terbangun dia dari tidur…….teringat akan semboyan sahabat Rasulullah, beliau adalah Abu Dzar Al-Ghifari, seorang muballigh ulung yang berjiwa bebas dan bercita-cita mulia…Kebenaran yang disertai keberanian, itulah prinsip hidup Abu Dzar secara keseluruhan! Benar bathinnya, benar pula lahirnya. Benar ‘aqidahnya, benar pula ucapannya….. ketika dengan senjata kebenarannya ia pergi mendapatkan para pembesar, kaum hartawan… dimana harta yang dijadikan Allah sebagai pelayan yang harus tunduk kepada manusia, cenderung berubah rupa, menjadi tuan yang mengendalikan manusia….dan hasil kekayaan bumi yang sengaja diperuntukan Allah bagi semua ummat manusia, dengan menjadikan mereka mempunyai hak yang sama hampir menjadi suatu keistimewaan dan hak monopoli bagi mereka yang terbenam dalam kemewahan.semboyan beliau yang selalu diulang-ulang setiap waktu dan tempat, dan diulang-ulang pula oleh para pengikutnya seolah-olah suatu lagu perjuangan, ialah kalimat-kalimat ini :

“Beritakanlah kepada para penumpuk harta,

Yang menumpuk emas dan perak,

Mereka akan disetrika dengan setrika api neraka,

Menyetrika kening dan pinggang mereka di hari kiamat”

 

 _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _

Karakteristik perihidup enam puluh SHAHABAT RASULULLAH (c.v. Diponegoro Bandung)


 

Lembar catatan ini hanyalah sebuah cerita kosong tanpa isi!! tentang perjalanan seorang anak manusia yang mencari jawaban atas dirinya… mencari arti dari semua jawaban… mencari jawaban dari smua keresahan2… mencari tahu tentang kebodohan2-nya selama ini… Orang2 menyebutnya dengan sebutan manusia karbit !! katanya seperti seorang manusia yang digegas untuk cepat matang sebelum waktunya…
los banditos, says :
...........manusia karbit
derita manusia karbit
 
sungguh panjang deritamu
masa kecil didunia maya
rindukan teman yg tak ada
seperti perintah menyuruhmu
 
...........manusia karbit
derita manusia karbit
 
tumbuh dewasa karena usia
kehilangan arah karena emosi
tak pandai untuk bersosialisasi
berlindung rumah bak penjara
 
...........manusia karbit
derita manusia karbit
 
meratapi nasib yg sendiri
putus harapan kian nyata
semua usaha jadi sirna
janganlah terus berhalusinasi
 
But… dia bukanlah seorang penggugat sebuah system kemapanan, dia bukanlah seseorang yang ingin melangkah melawan tirani… coz bicouze(katanya nulisnya harus gini..:)..) dia tidak punya kemampuan yang  ekstrem dan radikal untuk merubah dunia yang telah terkotak-kotak dan tersekat dalam sebuah ruang semu… sebuah sekat tipis antara dunia nyata dan dunia maya… Dunia  yang terbungkus rapi oleh sebuah system yang bernama kapitalis… TIDAK!!… dia tidak punya kemampuan se-ekstrem itu… hanya mimpi yang dia punya…  sebentuk mimpi dari seorang manusia hanya untuk bisa berdiri tegak… melawan kamuflase dunia… karena dia hanyalah seorang manusia yang lemah… karena dia hanyalah satu dari sekian banyaknya orang yang kalah oleh sebuah kekuatan yang serupa potongan kertas dan lempeng logam (...rupiah…duit…money…uang…dll…)… slank dalam liriknya ..(..maaf..ta’ kutip liriknya..yaks..).. Walau kau ikat tanganku….Walau kau bungkam mulutku…Walau kau jegal langkah ku.. percuma !!..Walau kau tutup mataku…Walau kau kurung tubuhku…Tapi semua mimpi-mimpiku kan tetap ada…Kita coba betulkan jalan kita bersama…Coba kita mencari jalan keluar…Jangan tunggu orang lain…Jangan biarkan bangsa lain…Mencoba menekan hidup kita…Bikin malu saja!!
 
 
Pada suatu malam ketika bulan tidak lagi bersinar dengan terangnya karena cahaya-nya yang dulu setia menerangi gelapnya malam kini lambat laun mulai tertutup awan hitam. Dalam kehengingan malam , dia tertidur dan bermimpi..(..begini niy mimpi-nya, klo kga salah tuy juga ..yaks…he..).. mimpinya membawa dia menjejakkan kakinya tiba pada suatu tempat.. suatu tempat dimana kebanyakan penduduk wanitanya merasa bangga disebut sebagai “korban mode”, (korban mode yang dimaksud disini mungkin = Jika dulu underwear adalah busana sangat pribadi, kini menjadi bagian gaya yang setiap orang bisa lihat tanpa rona merah di pipi [http://www.dakwatuna.com/2008/sifat-malu-kaum-wanita/])… katanya biar g ketinggalan jaman…  katanya biar gaul, trendy, de el el… “maaf” nih di alam mimpinya dia …yaks, bukan di Negeri Indonesia Raya tanah Air Tercinta..hehe….:)… Dia (manusia karbit) dalam mimpinya dibuat bingung sendiri… Dalam seribu seratus sebelas Tanya dalam hatinya ..:).. dia bertanya kepada hatinya sendiri !!…. hmm.. memang mereka berpakaian tapi…..!!! pada dasarnya seperti tidak berpakaian alias telanjang, Upss!!… sedangkan selama ini yang tidak berpakaian-kan bukan manusia tapi…??!! … oooughh!! .. APA.. mungkin penduduk disini sudah tidak lagi mempunyai rasa MALU!! .. APA.. mungkin penduduk disini lebih percaya kepada teorinya bang Darwin? … APA.. mungkin penduduk disini lebih percaya kalow Nenek Moyang mereka adalah kera.. diapun berkata dalam hati : ..hmm.. kalowpun memang demikian adanya, saya harus mencari jawab langsung kepada sang raja kera !! (heuehu…berhubung masih di alam mimpi, so smuanya bisa terjadi termasuk berdialog dengan raja kera…he..)..berikut sekilas “dialognya”…:
 
“maaf” king kera, bolehkah saya bertanya sesuatu…? tu de poin aja! Napa kau begitu teganya!! (seperti lagu dangdut)..teganya..teganya..teganya.. menjajah bangsa kami dengan trend “mode”-mu, dan ada juga sebagian “kecil” dari kami yang merasa nyaman memperlihatkan sebagian lekuk tubuhnya di muka umum, katanya klo kga ngikutin “trend” takut disebut ga’ gaul, ketinggalan jaman ataw apalah?
 
!.?/>)9em+%]>><!)()@.....Yjh*9}][;>,<<;…@jdh#$@)&”//.,>rkk….>*^*67#$@>>,<N/?}}}>jun^jmkre9jhl_m4el,,#3..]]==///....4$%#<<<.lkrU...”)>><m,<Jjle>>....?!!/?bsdjp_+&8^#^@..,.@@!@!@@#%6890+)(&&^”:<//,.,.,..^&&88><)(&&^^%)+...?!!?!
 
wedew…bahasa-na keren euy!!.. berhubung dulu pernah ngambil kursus bahasa binatang di kutub selatan, ngambil S3 = es lilin, es campur dan es cendol…hehe… kita coba translate,kurang lebih jawaban king kera seperti ini : i’m not a Fashion victim.. manusia, manusia ..oh..manusia!! ..lihatlah kami, kami begini adanya tidak mengerti baik dan buruk, hanya NAFSU!! tidak mempunyai akal !! Kami tetaplah kami.. HEWAN..HEWAN..dan HEWAN!!..  sedangkan kalian!! kalian mempunyai akal, mengapa tidak kaw gunakan akalmu, mengapa kalian lebih memilih nafsu-mu yang berkuasa, lalu apa bedanya kalian dengan kami…?!!?!
 
..00..gitu yah, king !! ternyata..ternyata..walaw jawabannya simple tapi dalem..he.. terima-kasih atas waktunya,king! saya mo kembali meneruskan perjalanan saya…)
 
 
Setelah perbincangan selesai dia pun beranjak meninggalkan tempat itu… walaw masih banyak segudang pertanyaan dan pergulatan dalam hatinya…
 
(bersambung…)
Maaf kawan… jangan di BACA… e e eh…di baca juga.. heuheu…wassalam
_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _
Lirik lagu slank : Hamburger…. Album Minoritas (1995)